Panas terik matahari, keringat mengucur deras, tapi jersey itu nggak mau ‘bernapas’. Baju yang lembab menempel di badan, bikin gerah, dan akhirnya performa jeblok di tengah track. Sebagai coach yang tiap minggu guiding grup sepeda, aku sering lihat rider boncos bukan karena stamina, tapi karena salah pilih jersey.
Breathability itu bukan sekadar jargon marketing. Ini soal kenyamanan nyata yang bikin beda antara perjalanan menyenangkan atau menyiksa. Dua brand lokal yang paling seri ditanyakan muridku: Monton dan Castle. Keduanya punya basis penggemar setia, tapi mana yang benar-benar jagoan dalam hal bahan yang breathable? Aku coba breakdown berdasarkan pengalaman pakai dan analisis material.

Mengapa Breathability Bisa Menentukan Performa
Ketika intensitas naik, tubuh melepaskan panas dan keringat. Jersey yang bagus harus bisa transfer uap air keluar, bukan menahan di dalam. Kalo nggak, suhu tubuh naik, detak jantung meningkat nggak perlu, dan kamu cepat capek. Ini bukan teori, ini fisiologi olahraga murni.
Pernah aku bawa grup naik Gede-Pangrango, suhu 28°C. Rider pakai jersey katun ‘bisa sepeda’ jeblos di KM 15. Badannya overheat, pusing. Padahal power dia masih ada. Itu bukti kalau bahan yang nggak breathable itu silent killer performa.
Perbandingan Material Monton vs Castle
Monton Jersey: Teknologi Mesh yang Agresif
Monton terkenal pakai polyester microfiber dengan paduan panel mesh di area strategis: ketiak, samping torso, dan punggung bagian bawah. Bahan utama mereka, biasanya seri Pro-Fit, punya ketebalan sekitar 120-130 gsm (gram per square meter). Ini cukup tipis tapi nggak tembus pandang.
Yang aku suka dari Monton: ventilasi mereka sangat agresif. Kamu bisa merembus angin masuk terutama saat turunan. Tapi ada trade-off: di udara dingin atau hujan gerimis, jersey ini terasa lebih dingin. Jadi pilih sesuai kondisi.
Kelebahan Monton:
- Mesh panel luas, benar-benar terasa ‘sepoi’ saat bersepeda
- Quick-dry processing cepat, keringat terserap dan tersebar luas
- Cutting race-fit, nggak menggelembung dan mengganggu aerodinamis
- Harga lebih terjangkau, range Rp 250-400 ribu
Castle Jersey: Keseimbangan Breathable dan Proteksi
Castle punya filosofi sedikit berbeda. Mereka pakai polyester dry-fit dengan teknologi micro-porous pada seri Elite dan Pro. Ketebalan bahan sekitar 135-145 gsm, sedikit lebih tebal dari Monton. Tapi pori-pori mikro ini bikin transfer uap air tetap lancar tanpa harus banyak panel mesh terbuka.
Pengalamanku pakai Castle di track Cikole, suhu 24°C pagi buta. Jersey ini tetap nyaman walau udara dingin, tapi saat naik intensitas dan matahari terik, tetap bisa bernapas dengan baik. Mereka lebih ‘aman’ untuk kondisi variatif.
Kelebihan Castle:
- Bahan lebih solid, tahan lama setelah banyak kali cuci
- UV protection biasanya terintegrasi (UPF 30-50)
- Cutting lebih long-ride comfort, nggak terlalu ketat di perut
- Desain minimalis, cocok untuk rider yang suka low-profile
Data Nyata: Breathability Test di Lapangan
Aku lakukan test sederhana dengan dua jersey: Monton Pro-Fit seri terbaru dan Castle Elite 2024. Sama-sama ukuran M, dipakai di track yang sama: Bandungan Loop, 35 km, naik turun, suhu 30°C, kelembapan 70%.
Parameter yang aku ukur (subjektif tapi konsisten):
- Waktu keringat mulai merembes keluar (bukan terserap di dalam)
- Sensasi angin merembus saat turunan 30 km/jam
- Tingkat kebasahan di area punggung setelah 1 jam ride
- Waktu kering setelah selesai ride (diangin-anginkan)
Monton menang di poin 2 dan 4. Angin terasa lebih masuk, dan kering lebih cepat (sekitar 15 menit di bawah angin). Castle menang di poin 1 dan 3: keringat langsung tersebar tanpa basah berlebih, dan punggung nggak terasa ‘basah banget’ meski keringat banyak.

Spesifikasi Head-to-Head
| Parameter | Monton Pro-Fit | Castle Elite |
|---|---|---|
| Bahan Utama | Polyester Microfiber + Mesh Panel | Polyester Dry-Fit Micro-Porous |
| Ketebalan | 120-130 gsm | 135-145 gsm |
| UV Protection | Varies (biasanya UPF 15-30) | Standar UPF 30-50 |
| Primary Use | Hot weather, race day | All-round, long ride |
| Price Range | Rp 250-400 ribu | Rp 350-500 ribu |
Rekomendasi dari Coach: Pilih Berdasarkan Gaya Riding
Jadi, mana yang paling breathable? Jawabannya: tergantung kebutuhanmu. Monton lebih breathable dalam arti literal: angin lebih banyak masuk, keringat lebih cepat hilang. Castle breathable dalam arti cerdas: mengelola keringat tanpa mengorbankan proteksi dan kenyamanan variabel.
Pilih Monton kalau:
- Kamu sering ride di siang hari, panas terik
- Intensitas tinggi, race pace, atau KOM hunting
- Budget terbatas tapi maksimal performa
- Tubuhmu cenderung panas dan keringat deras
Pilih Castle kalau:
- Kamu rider all-day, suka long ride 100km+
- Often ride pagi-siang, kondisi cuaca variatif
- Prioritaskan durability dan proteksi UV
- Suka cutting yang lebih santai tapi tetap aero
Warning dari Coach: Breathability jersey hanya sebagian kecil dari performa. Pastikan kamu juga cek: padanan sepatu, nutrisi, dan pacing yang tepat. Jersey yang paling mahal pun nggak akan selamatkan kalau kamu boncos karena overpacing.
Catatan Penting: Listen to Your Body
Sebagai coach, aku selalu tekankan: gear is gear, but your body is the engine. Coba sendiri lebih penting dari sekadar baca review. Setiap tubuh punya termoregulasi berbeda. Ada rider yang cocok mesh Monton, ada yang justru merasa kepanasan karena angin masuk terlalu banyak dan bikin kulit kering.
Kalau bisa, pinjam jersey teman dulu sekali ride. Atau beli satu, test di berbagai kondisi. Jangan langsung borong tiga. Dan yang paling penting: stay hydrated. Jersey breathable nggak berguna kalau cairan tubuhmu sendiri habis.
Apapun pilihanmu, yang terpenting kamu tetap di sadel dan enjoy the ride. Kalau masih bingung, konsultasi ke toko sepeda terdekat, atau tanya langsung ke komunitas rider lokal. Mereka lebih tahu kondisi track di daerahmu. Keep riding, stay strong!




